Melayu in Hollywood - uzegan

Melayu in Hollywood

Emak :

“Nak kemane lagi dengan tuuh, ahi la petang bale’lah! agik di culek uhang, lenget kerete empai tau hase..” 
(Kamu mau kemana lagii, pulanglah sudah sore! nanti di culik orang, sepeda nya hilang baru tau rasa..)

Saya :

Ai dah, aku lagi lemak-lemak nak maen
(busyet dah, orang lagi enak2 maen..) *nyeletuk dalem hati *


Saya :

“Agik maaak.., dengat lagi, belom megreb juge!” (Ntar lagi Mak.., Magrib juga belom)

Saya :
Budak kuhos kerempeng belom mandi, sapee yang nak nyulek..

(anak kurus kerempeng yang blom mandi, sapaa yang mo nyulik..) *ngomong sambil kumur2*


Kisah ini terjadi sejak 24 tahun silam, rutin terjadi sampai lulus SMP, saat berada di lapangan ato lagi kejer-kejeran sama si emak. Sampai tetangga depan pun ikut-ikutan ngomel dengan bahasa yang sama, karena di cekokin si emak yang hampir tiap hari ngandon ke rumah tetangga, mencari anaknya yang hilang selama hampir 1 x 12 jam saja, (pengennya 2 x 24 jam biar bisa balapan sama Pak RT) tapi apa daya, Pak RT gak punya sepeda.

Konon, kedua orang tua saya lahir dan besar di Hollywood. Walaupun anak-anaknya tidak lahir disana, tapi mereka semua berbicara dan fasih ketika mendengar lawan bicara yang berdialek melayu.

Bule’ doong... Trus, Gimana Bahasa Inggrisnya? di kemanakan? Yah, gak di kemana-manain, masih tetep ada di Inggris. Lah sayang dong gak di pake, itu kan bahasa dunia? Tak apalah, kami lebih bangga memakai bahasa Ibu kami sendiri. Bahasa yang merupakan cikal bakal hingga lahirnya Bahasa Indonesia, yaitu Bahasa negara kita. Bangga ketika bahasa melayu menjadi bahasa resmi beberapa negara di negeri seberang, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, bahasa yang telah diucapkan berjuta-juta orang. Bangga ketika kami mendengar bahasa melayu berkali-kali di putar di televisi, diucapkan dalam film animasi anak yang pemainnya si kembar dan dua-duanya berkepala gundul itu. Atau kalau di Indonesia, kami bisa mendengar dialek melayu itu melalui film yang berangkat dari novel-novel terbaik karyanya Andrea Hirata. Wah senangnya bukan main, betapa kami ingat kampung halaman, saudara, sepupu, bibi, mamang, uwak, nenek, kakek nun jauh disana.





















Tapi tunggu sebentar, adakah yang tau di Hollywood bagian mana, yang penduduknya berbahasa Melayu? Saya yakin pasti gak ada yang tau, karena “Hollywood” yang ini adalah nama bekennya suatu daerah, yang jika di translet ke Bahasa Indonesia namanya berubah menjadi “Kayu Agung”

 Okeh, adakah yang tau Kayu Agung dimana? Di Malaysia atau di Belitong kah? nah kalo yang ini mungkin hanya segelintir orang yang tau termasuk orang Palembang, Mbak Wikipedia dan para penduduknya aja kayaknya.. 

Kayu Agung adalah nama kecamatan dari beberapa desa di Propinsi Sumatera Selatan, salah satunya adalah Dusun Penyandingan, bahasa yang dipakai di tiap dusun berbeda-beda termasuk diantaranya, bahasa Komering, Meranjat, Melayu dan lain-lain. Meskipun berkabupaten Ogan Komering Ilir tapi dusun ini berasal dari ras melayu, sehingga bahasa yang dipakai sehari-hari bukanlah bahasa Komering, melainkan bahasa Melayu Ogan.

Jumlah penutur bahasa Melayu di Indonesia sangat banyak, karena dipengaruhi budaya dan pertambahan penduduk dari berbagai negara yang mempunyai kultur berbeda. Bahkan dari segi jumlah melampaui jumlah penutur bahasa Melayu di Malaysia maupun di Brunei Darussalam. Bahasa Melayu dituturkan mulai sepanjang pantai timur SumateraKepulauan Riau, Kepulauan Bangka BelitungJambiSumatera SelatanBengkulu hingga pesisir Pulau Borneo dan kota Negara, BaliAkibat penggunaannya yang luas, berbagai varian bahasa dan dialek Melayu berkembang di Nusantara dan di beberapa Negara.

Catatan tertulis (batu tulis) pertama dalam bahasa Melayu kuno berasal dari abad ke-7 Masehi, dan tercantum dalam beberapa prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya di bagian Selatan Sumatera. Istilah “Melayu” sendiri berasal dari Kerajaan Malayu yang bertempat di Batang Hari, Jambi. 

Dialek Melayu Indonesia

  • Dialek Riau Kepulauan dan beberapa kawasan di Riau Daratan dituturkan sama seperti Dialek Johor.

 



 

Note :
# : "Postingan ini diikutsertakan di Aku Cinta Bahasa Daerah Giveaway"
# :  Foto diatas adalah Sungai Ogan, terletak di Kayu Agung (Hollywood) Sumatera Selatan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar